Tak Perlu Takut. Berikut Cara Mengobati Vertigo Agar Tidak Memburuk!

Kesehatan

Masyarakat tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya vertigo. Tak jarang, banyak yang menganggap bahwa vertigo adalah penyakit seperti pada umumnya. Namun, vertigo bukanlah sebuah penyakit. Dilansir dari halaman hellosehat, vertigo adalah kumpulan gejala adanya beberapa penyakit yang bisa terjadi secara mendadak. Vertigo merupakan kondisi di mana seseorang merasa pusing dan sekitarnya terasa berputar.

Pada umumnya, penyebab terjadinya vertigo terbagi menjadi dua: vertigo periferal di mana terjadinya gangguan pada telinga bagian dalam dan vertigo sentral yang terjadi akibat gangguan pada area otak.

Gejala yang muncul pada penderita vertigo adalah sakit kepala, pusing, dunia terasa berputar, mual, muntah, telinga berdengung, berkeringat dan gangguan bola mata yang tidak normal. Jika penderita sudah memasuki tahap yang parah, gejala yang muncul adalah demam, kesulitan untuk berjalan atau berbicara, seluruh anggota tubuh lemas, dan kehilangan indra pendengaran.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis pasien dengan gejala vertigo. Berikut ulasannya!

  1. Tes Nistagmus

Metode ini dilakukan untuk mengetahui dan mengindikasikan adanya gerakan bola mata yang tidak normal. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara menginstruksikan pasien menggunakan alat Electronystagmography atau disingkat menjadi ENG dan Videonystagmography atau disingkat dengan VNG. Alat ini berfungsi untuk merekam gerakan bola mata dengan kacamata khusus.

  1. Tes Unterberger

Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara berdiri di mana posisi kedua kaki lurus ke depan dan jalan di tempat dengan mengangkat lutut setinggi mungkin. Pemeriksaan ini dilakukan selama 30 detik dengan mata terpejam. Apabila penderita berputar ke samping, lebih tepatnya ke arah sisi yang bermasalah, penderita positif mengalami vertigo.

  1. Tes Romberg

Pemeriksaan ini dilakukan dengan melakukan cara berdiri dengan posisi kedua kaki dirapatkan. Secara perlahan, mata tetap terbuka. Namun, dokter akan menyuruh untuk menutup mata selama 20-30 detik. Hal ini bertujuan untuk melihat keseimbangan penderita. Biasanya jika penderita mengalami vertigo, dia akan kehilangan keseimbangan atau terjatuh setelah menutup mata.

  1. Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan ini bisa dikatakan sebagai pemeriksaan lebih lanjut dan intensif di mana menggunakan MRI, tes darah, tes urine, CT scan, dan foto rontgen.

  1. Pemeriksaan Pendengaran

Pemeriksaan ini dilakukan untuk penderita yang mengalami gejala telinga berdengung atau kehilangan pendengaran dengan menggunakan tes garpu tala dan audiometri.

Lalu, bagaimana cara mengobati vertigo? Ada beberapa cara pengobatan yang dilakukan berdasarkan penyebab dan tingkat parah atau tidaknya vertigo. Yuk, simak ulasannya!

  1. Vertigo Disebabkan Oleh Penyakit Meniere

Jika vertigo disebabkan oleh penyakit ini, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, menghindari kafein, cokelat, alkohol, dan rokok. Kedua, membatasi makanan yang mengandung garam dan diuretik. Ketiga, melakukan fisioterapi. Keempat, akupuntur dan akupresur di mana dapat mengurangi gejala penyakit tersebut.

  1. Vertigo Disebabkan Oleh BPPV

Ada dua cara yang dapat dilakukan: manuver epley dan manuver foster atau half somersault. Kedua cara ini dilakukan untuk mengurangi pusing.

  1. Terapi Rehabilitasi Vestibular

Terapi VRT dilakukan pada penderita dengan keluhan pusing dan sulit menjaga keseimbangan tubuh. Terapi ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan mengontrol pergerakan pada tubuh.

  1. Operasi

Apabila vertigo disebabkan oleh tumor atau cedera pada kepala, maka solusinya adalah dengan operasi agar membantu meringankan bahkan menyembuhkan vertigo.

  1. Mengonsumsi Obat

Dengan mengonsumsi obat tertentu, gejala vertigo bisa dikurangi. Beberapa obat yang sering digunakan untuk gejala vertigo adalah lorazepam, meclizine, promethazine, dan lainnya.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati vertigo sesuai dengan penyebab dan tingkat parah atau tidaknya vertigo. Yuk, obati vertigo dari sekarang!

Read More